Profil

Institut Agama Islam Sukabumi (IAIS) adalah salah satu perguruan tinggi swasta di Sukabumi yang berdiri pada tanggal 23 Februari 2017 berdasarkan SK Dirjen Pendis No. 1147 Tahun 2017.

Berikut data lengkapnya:

1Nama Perguruan TinggiInstitut Agama Islam Sukabumi (IAIS)
2Nama RektorDr. KH. Zainal Abidin, M.Ag.
3No. SK. Izin OperasionalSK DIKTIS No. 1147 Tahun 2017
4Status Akreditasi / Tahun –
5Alamat
Kecamatan
Kabupaten
Provinsi
Telepon/Faximile
Jl. Parungseah No. 43 KM 4 Cipetir
Kadudampit
Sukabumi
Jawa Barat
0266 (6249758)
6Alamat Websitewww.iais.ac.id
7Alamat Emailiaisyaspida[at]gmail.com
8StatusSwasta
9Tanggal Pendirian23 Februari 2017

Visi  :
Menjadi Perguruan Tinggi Karakter yang unggul, kompetitif, inovatif, dan professional sebagai penyelenggara program studi terkemuka dan memberikan kontribusi dalam pengembangan kehidupan keagamaan, kemasyarakatan, teknologi, dan seni  pada tingkat regional dan nasional pada tahun 2025

Misi  :
1.      Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran yang mengedapankan kualitas kultur akademik;
2.      Menyiapkan calon sarjana yang berkarakter dan memiliki kemampuan kompetitif, kreatif, dan inovatif untuk menjawab tantangan kehidupan nyata;
3.      Mendidik mahasiswa agar mempunyai  karakter ilmuwan yang ikhlas mengabdi;
4.   Mengintegrasikan ilmu-ilmu keagamaan dengan IPTEKS.

Tujuan :
Tujuan penyelenggaraan pendidikan di Institut Agama Islam  Sukabumi  (IAIS) adalah sebagai berikut :
1.      Terciptanya  lulusan yang beriman, bertaqwa, menguasai ilmu keagamaan dan IPTEKS,  profesional, kreatif, inovatif, bertanggung jawab, dan mandiri menuju terwujudnya masyarakat madani;
2.      Berkembangnya  kegiatan penelitian sebagai landasan penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan  ilmu keagamaan;
3.      Dihasilkannya pengetahuan, teori, dan wawasan baru untuk kepentingan  pengembangan pendidikan,  keagamaan, dan kemasyarakatan;
4.      Terwujudnya system pengelolaan kelembagaan yang efektif dan efisien untuk terjaminnya keberlanjutan dan perkembangan Institut;
5.      Terwujudnya  civitas akademika yang mampu menjadi teladan bagi masyarakat luas;
6.      Terjalinnya kerjasama dengan pihak lain dalam lingkup regional dan nasional  untuk pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi (pendidikan,  penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat).