AYAH DAN IBU DALAM SUJUDKU Oleh : Erpina

Ilustrasi

Mereka malaikat tanpa sayap bagiku, begitu mulia, derap langkahnya dari pagi buta hingga  menjelang petang bahkan larut malam. Betapa dzolimnya diriku jika tidak sedikit pun mengingat keringat keluh kesahnya.

Engkau manusia biasa, tapi bagiku, adalah manusia terhebat yang paling berjasa mewarnai romantika hidupku. Rela berkorban demi kebahagiaanku, kasih sayangnya tanpa meminta balas budi kasihnya, sepeser pun tak meminta jatahnya.

Memikul tanggungjawab menyembunyikan beban deritanya, demi mengais segurat senyum manis indah untuk anak buah hatinya. Berat sebesar beban yang kau pikul tapi tawamu tak pernah pudar dari perjuanganmu.

Ayah, ibu, semua nasihat mu begitu teringat jelas melekat di sanubariku. Mengingat semua akan jasa dan pengorbananmu menjadi senjata semangat yang menghatam dan merobek rasa malasku. Kelak janjiku padamu, kan ku angkat martabat nama baik mu. Dalam sujudku, ada butiran tetesan air mata doa terselip namamu, semoga Allah selalu melindungi setiap langkahmu. ;�Z��

Leave a Reply